BANDUNG – Dalam rangka memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, Babinsa Kelurahan Batununggal Koramil 1814/Bandung Kidul, Sertu Ajat Sudrajat, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) Provinsi Jawa Barat di halaman Kantor DMPD Jawa Barat, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, pada Senin (23/07/2026).
Kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi yang erat sekaligus membahas pentingnya kolaborasi antara DMPD Jawa Barat dan TNI dalam mendukung pelaksanaan program TNI Masuk Desa. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif, terpadu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Babinsa dan Sekretaris DMPD Jawa Barat berdiskusi mengenai berbagai peluang kerja sama, mulai dari peningkatan pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan wilayah, hingga dukungan terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor.
Sekretaris DMPD Jawa Barat, Lisa, menyampaikan apresiasinya terhadap peran aktif Babinsa dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah.
Kami menyambut baik komunikasi yang dibangun Babinsa. Sinergi antara DMPD dan TNI merupakan langkah strategis untuk menyukseskan program TNI Masuk Desa sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat ujar Lisa
Babinsa Kelurahan Batununggal, Sertu Ajat Sudrajat, menegaskan bahwa komunikasi sosial menjadi sarana penting untuk memperkuat kemitraan dengan seluruh unsur pemerintah.
Melalui komunikasi sosial ini, kami ingin mempererat koordinasi dan membangun kolaborasi yang solid dengan DMPD Jawa Barat agar pelaksanaan program TNI Masuk Desa dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat ungkap Sertu Ajat Sudrajat.
Sementara itu, Danramil 1814/Bandung Kidul, Kapten Inf. Facturohma, menyampaikan bahwa Babinsa harus terus menjadi penghubung yang efektif antara TNI dan seluruh komponen masyarakat.
Babinsa harus mampu membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh instansi. Kolaborasi yang kuat akan menghasilkan program yang lebih efektif dalam mendukung pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tegas Kapten Inf. Facturohma.
Di tempat terpisah, Dandim 0618/Kota Bandung, Kolonel Inf. Robil Syaifullah, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor sebagai fondasi keberhasilan pembinaan teritorial.
Keberhasilan pembinaan teritorial tidak terlepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan. TNI akan terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat ujar Kolonel Inf. Robil Syaifullah.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., juga memberikan penekanan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat harus diwujudkan melalui kolaborasi yang nyata.
Program TNI bersama pemerintah daerah harus dilaksanakan secara terpadu dengan mengedepankan semangat gotong royong. Sinergi yang kuat akan mempercepat pembangunan serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat, tutur Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, diharapkan koordinasi antara TNI dan DMPD Jawa Barat semakin erat sehingga pelaksanaan program TNI Masuk Desa dapat berjalan lebih optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat di wilayah Kota Bandung.(PERS)

Ajat Sudrajat